Your caption goes here.
Malang – Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM) tengah melakukan langkah signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui transformasi metode pembelajaran. Dalam rapat yang berlangsung pada 30 Oktober 2024, para dosen sepakat untuk mengintegrasikan metode Case Method, studi kasus, dan Project-Based Learning (PJBL) ke dalam seluruh Rencana Pembelajaran Semester (RPS).
Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap arahan universitas yang menginginkan mahasiswa Psikologi memiliki keterampilan praktis yang solid. “Kami ingin memastikan bahwa setiap mata kuliah Psikologi tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk berlatih secara langsung,” ungkap Mochammad Sa’id, S.Psi., M.Psi., dosen dan sekretaris departemen FPsi UM kepada Tim Humas UM.
Baca juga:
Expert Sharing Session FPsi UM Bahas HRV dan Biofeedback dalam Praktik Psikologi
Tingkatkan kompetensi mahasiswa, FPsi UM hadirkan kuliah umum tentang penggunaan teknologi HRV. Psikologi UM - Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang menyelenggarakan Expert Sharing Session bertajuk “A Knowledge‑Frontier Session on HRV and Psychological...
Mahasiswa S2 dan Dosen Psikologi UM Dorong SDGs melalui Inovasi R.E.D Card untuk Penguatan Kesehatan Mental Mahasiswa Pejuang Skripsi
Dr. Hanggara Budi Utomo, M.Psi. memberikan materi dalam workshop kesehatan mental untuk membekali mahasiswa PGSD UM regulasi emosi dan motivasi akademik dalam menyelesaikan skripsi. Psikologi UM - Dosen Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM) berkolaborasi...
Metode Case Method dan PJBL dipilih karena dinilai efektif dalam mendorong pengembangan keterampilan yang relevan dengan profesi psikolog, seperti pemecahan masalah, berpikir kritis, dan kolaborasi tim. Selain itu, pendekatan ini sejalan dengan tuntutan kurikulum 2020 dan 2023 yang menekankan pembelajaran berpusat pada mahasiswa serta pengembangan kompetensi.
Dalam rapat, para dosen juga mengevaluasi RPS yang ada, menemukan bahwa beberapa mata kuliah belum sepenuhnya menerapkan metode pembelajaran aktif. Oleh karena itu, tim kerja dibentuk untuk membantu dosen merancang ulang RPS dan memberikan pelatihan implementasi metode tersebut.
“Dengan mengadopsi pembelajaran aktif, kami berharap mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam konteks nyata,” tambah Mochammad Sa’id. Transformasi ini mendukung tujuan ke-4 Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu pendidikan berkualitas, dengan memastikan semua orang memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan yang inklusif dan merata.
Adanya perubahan ini, diharapkan lulusan Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM) lebih siap menghadapi dunia kerja dan mampu berkontribusi lebih besar bagi masyarakat. Selain itu, inovasi dalam metode pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan minat mahasiswa dalam mempelajari psikologi.
Pewarta: Retno Dwi Ayuningrum – Mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah






