Dosen dan Mahasiswa FPsi UM Teliti Dinamika Kelompok dalam Fanbase Idola

by | Nov 6, 2024 | Berita

Penelitian oleh dosen Fakultas Psikologi UM menyoroti pentingnya kohesi sosial dan identitas kolektif dalam menjaga stabilitas komunitas fanbase idola di media sosial. (sumbergambar: paeg.uz)

Psikologi UM -Penelitian yang dilakukan oleh dosen Fakultas Psikologi UM berupaya mengungkap peran penting kohesi sosial, identitas kolektif, dan resolusi konflik dalam menjaga stabilitas fanbase idola. Penelitian ini juga menyoroti peran media sosial dalam memperkuat hubungan antar anggota fanbase dan menyatukan mereka sebagai satu komunitas.

Penelitian ini mengeksplorasi dinamika kelompok dalam fanbase grup idola “E” dengan memfokuskan pada bagaimana kohesi sosial, pembentukan identitas kolektif, serta resolusi konflik menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas dan keutuhan komunitas penggemar. Dilakukan secara daring antara Maret hingga Mei 2024, penelitian ini melibatkan anggota fanbase yang aktif berinteraksi melalui platform seperti Twitter dan WhatsApp. Para peneliti melakukan wawancara terstruktur untuk memahami bagaimana interaksi sosial di media sosial memengaruhi hubungan antar anggota fanbase.

Penelitian yang dilakukan oleh Rakhmaditya Dewi N., S.Psi., M.Si., Farah Farida Tantiani, S.Psi., M.Psi., serta Pravissi Shanti, S.Psi., M.Psi., dengan bantuan mahasiswa ini, menemukan bahwa media sosial memiliki peran signifikan dalam membentuk kohesi sosial dalam fanbase. Platform tersebut menjadi sarana komunikasi utama untuk berkoordinasi dalam aktivitas serta mempererat hubungan antar penggemar melalui berbagai bentuk konten seperti fan art dan video.

Baca juga:

Melalui pendekatan kualitatif, para peneliti menemukan bahwa resolusi konflik dalam fanbase dilakukan dengan komunikasi terbuka dan aturan komunitas yang jelas. Hal ini membantu mengatasi berbagai perbedaan pandangan, sehingga menciptakan lingkungan yang harmonis di dalam fanbase. Identitas kolektif juga terbentuk dari pengalaman berbagi dan keterlibatan aktif anggota dalam kegiatan fanbase, memperkuat rasa memiliki di antara para penggemar.

Penelitian ini merupakan salah satu kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin “Pembangunan Komunitas yang Inklusif dan Berkelanjutan”. Dengan pemahaman lebih dalam terhadap dinamika komunitas digital seperti fanbase, penelitian ini membuka peluang untuk menciptakan komunitas online yang lebih inklusif dan harmonis. Universitas Negeri Malang melalui skema pembiayaan Non-APBN berkomitmen mendukung penelitian yang memiliki dampak sosial nyata.

Pewarta: RETNO DWI AYUNINGRUM – S1 Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah