Mendalami potensi Big Data dalam memahami perilaku manusia! Dr. Ike Dwiastuti membahas cara menemukan gap penelitian di dunia psikologi. #BigDataPsychology #PsikologiUM
Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM) kembali melaksanakan Program Matakuliah Untuk Publik, kali ini dengan mata kuliah Big Data Analysis dalam Psikologi yang diampu oleh Dr. Ike Dwiastuti, M.Psi. Kegiatan ini berlangsung selama dua sesi, pada Jumat, 20 dan 27 September 2024. Program ini diikuti oleh mahasiswa S2 Psikologi Fakultas Psikologi UM serta guru-guru dari SD Insan Amanah Kota Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi publik dalam pembelajaran di lingkungan FPsi UM, sekaligus memberikan kesempatan bagi peserta non-akademik untuk memperoleh wawasan baru terkait analisis data dalam konteks psikologi.
Pada sesi pertama, Dr. Ike Dwiastuti membahas topik Menemukan Gap Penelitian dari Big Data. Materi ini memberikan gambaran mengenai bagaimana big data dapat digunakan untuk mengidentifikasi celah dalam penelitian psikologi. Dengan data yang sangat besar dan beragam, para peneliti dapat melihat pola-pola yang sebelumnya tidak terdeteksi melalui metode konvensional. Big data memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi berbagai dimensi perilaku manusia secara lebih mendalam dan luas, baik dari segi volume data maupun kompleksitas hubungan antar variabel.
Membangun jaringan antara akademisi dan praktisi pendidikan melalui program pembelajaran publik.
Baca juga:
Expert Sharing Session FPsi UM Bahas HRV dan Biofeedback dalam Praktik Psikologi
Tingkatkan kompetensi mahasiswa, FPsi UM hadirkan kuliah umum tentang penggunaan teknologi HRV. Psikologi UM - Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang menyelenggarakan Expert Sharing Session bertajuk “A Knowledge‑Frontier Session on HRV and Psychological...
Mahasiswa S2 dan Dosen Psikologi UM Dorong SDGs melalui Inovasi R.E.D Card untuk Penguatan Kesehatan Mental Mahasiswa Pejuang Skripsi
Dr. Hanggara Budi Utomo, M.Psi. memberikan materi dalam workshop kesehatan mental untuk membekali mahasiswa PGSD UM regulasi emosi dan motivasi akademik dalam menyelesaikan skripsi. Psikologi UM - Dosen Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM) berkolaborasi...
Selanjutnya, Dr. Ike menekankan pentingnya menggunakan big data untuk menemukan kesenjangan penelitian. Dengan data yang kaya, peneliti bisa mengidentifikasi area yang kurang diteliti, atau memperkuat temuan sebelumnya melalui analisis skala besar. Hal ini relevan bagi para guru yang hadir, karena wawasan ini dapat diaplikasikan dalam konteks pendidikan, seperti memahami kebutuhan individu siswa secara lebih mendalam melalui analisis data besar yang terkait dengan kinerja, minat, dan perilaku belajar mereka.
Dr. Ike Dwiastuti menjelaskan bagaimana big data membantu peneliti menemukan celah dalam penelitian, membuka peluang studi baru dalam psikologi. #ResearchGap #BigData
Program ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama pada Goal 4: Quality Education dan Goal 17: Partnership for the Goals. Pertama, melalui program ini, Fakultas Psikologi UM memberikan akses pendidikan berkualitas yang inklusif dan berbagi pengetahuan dengan publik, khususnya dengan kalangan guru yang berperan penting dalam pendidikan dasar. Para guru yang mengikuti kegiatan ini dapat menerapkan hasil pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pengajaran mereka, serta memahami lebih baik perilaku siswa melalui analisis data.
Selain itu, program ini mendukung Goal 17 dengan memperkuat kolaborasi antara akademisi dan praktisi pendidikan. Sinergi antara mahasiswa psikologi, dosen, dan guru-guru sekolah dasar ini mencerminkan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mencapai tujuan pembangunan global, terutama dalam hal penyediaan akses terhadap pengetahuan dan teknologi analisis data yang relevan bagi dunia pendidikan.
Kegiatan ini juga memberikan manfaat yang sangat relevan bagi peserta. Mahasiswa S2 Psikologi mendapatkan wawasan tentang bagaimana analisis big data dapat diterapkan dalam penelitian psikologi, memperluas perspektif mereka dalam bidang akademik. Sementara itu, para guru mendapatkan pengetahuan praktis yang dapat digunakan dalam konteks pembelajaran di sekolah. Penggunaan big data dalam pendidikan berpotensi membantu guru memahami karakteristik siswa secara lebih akurat dan merumuskan strategi pengajaran yang lebih efektif.
Dengan demikian, Program Matakuliah Untuk Publik ini tidak hanya meningkatkan partisipasi publik dalam proses belajar di lingkungan akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kehidupan profesional para peserta.
Sinergi akademisi dan praktisi: Membahas manfaat big data dalam psikologi untuk mendukung pencapaian SDGs. #KolaborasiPendidikan #SDG17
Pewarta: M Said



