The Unschooled Mind. Program Matakuliah Untuk Publik: Psikologi Pendidikan Lanjut

by | Oct 18, 2024 | Berita

Menggali konsep The Unschooled Mind: Bersama Dr. Imanuel Hitipeuw, para guru dan mahasiswa S3 belajar memahami potensi alami anak sebelum memasuki sistem formal. #PsikologiPendidikan #TheUnschooledM

Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM) kembali menyelenggarakan Program Matakuliah Untuk Publik dengan mata kuliah Psikologi Pendidikan Lanjut yang diampu oleh Dr. Imanuel Hitipeuw, M.A. Program ini berlangsung pada Kamis, 19 dan 26 September 2024, dengan peserta yang terdiri dari mahasiswa S3 Psikologi Pendidikan Fakultas Psikologi UM serta guru-guru dari SD Insan Amanah Kota Malang. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat partisipasi publik dalam pembelajaran akademik, sekaligus mendorong kolaborasi yang bermanfaat antara pendidikan tinggi dan praktisi pendidikan dasar.

Memahami Pikiran Anak Melalui Perspektif ‘The Unschooled Mind’ oleh Dr. Imanuel Hitipeuw”
Eksplorasi cara anak-anak belajar secara alami sebelum terstruktur oleh pendidikan formal.

Pada sesi pertama yang digelar pada 19 September 2024, Dr. Imanuel Hitipeuw membawakan materi berjudul “The Unschooled Mind”. Dalam pemaparan ini, Dr. Imanuel mengajak peserta untuk mengeksplorasi konsep pendidikan dan cara berpikir anak yang belum terstruktur oleh sistem formal. “The Unschooled Mind” mengacu pada karya Howard Gardner, yang menyoroti bagaimana anak-anak belajar secara alami di luar sistem sekolah, namun kemampuan kognitif mereka sering kali dibatasi ketika memasuki pendidikan formal. Dr. Imanuel menekankan pentingnya memahami potensi alami anak sebelum mereka terpapar kurikulum formal, sehingga proses pembelajaran dapat lebih holistik dan tidak terjebak pada pendekatan yang hanya mengedepankan hafalan. Peserta, terutama guru-guru SD, mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana mereka bisa mendukung pengembangan potensi anak-anak dengan pendekatan yang lebih fleksibel, kreatif, dan berbasis pada keunikan masing-masing anak.

Baca juga:

Sesi kedua, yang dilaksanakan pada 26 September 2024, berfokus pada “Kecerdasan dalam Berbagai Perspectives”. Dalam diskusi ini, Dr. Imanuel memaparkan berbagai teori kecerdasan, mulai dari kecerdasan ganda hingga pendekatan neuropsikologis yang lebih kontemporer. Peserta diajak untuk memahami bahwa kecerdasan bukanlah satu dimensi yang diukur hanya melalui prestasi akademik atau kemampuan logika-matematika, melainkan sebuah spektrum yang mencakup berbagai aspek seperti kecerdasan emosional, kinestetik, dan intrapersonal. Melalui perspektif ini, para guru mendapatkan pandangan baru tentang bagaimana mereka bisa memfasilitasi anak-anak dengan beragam bentuk kecerdasan di dalam kelas, sehingga setiap anak dapat berkembang sesuai dengan potensi uniknya. Mahasiswa S3 yang terlibat dalam diskusi ini juga dapat memperdalam pemahaman mereka tentang aplikasi teori kecerdasan dalam konteks pendidikan lanjutan.

Kecerdasan dalam Berbagai Perspectives

Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Fakultas Psikologi UM untuk mendorong interaksi antara dunia akademik dan publik yang lebih luas. Tujuan utamanya adalah meningkatkan partisipasi publik dalam proses pembelajaran, yang pada gilirannya dapat memberikan manfaat langsung bagi praktisi pendidikan di lapangan. Guru-guru dari SD Insan Amanah yang mengikuti program ini mendapatkan banyak wawasan baru yang dapat diterapkan dalam pengajaran sehari-hari, sementara mahasiswa S3 juga memperoleh perspektif tambahan yang memperkaya riset mereka di bidang pendidikan.

Tidak hanya berdampak pada tingkat lokal, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan kolaborasi antara universitas dan sekolah dasar, program ini berkontribusi pada SDG 4 (“Quality Education”). Keterlibatan guru-guru dalam diskusi akademik tingkat lanjut membantu mereka dalam meningkatkan kualitas pengajaran yang diberikan di sekolah, sesuai dengan perkembangan terbaru di dunia pendidikan. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung SDG 17 (“Partnerships for the Goals”), dengan memperkuat hubungan kemitraan antara Fakultas Psikologi UM dan SD Insan Amanah, serta mengembangkan jaringan kolaborasi yang lebih luas antara akademisi dan praktisi pendidikan.

Program Matakuliah Untuk Publik ini menjadi bukti nyata komitmen Fakultas Psikologi UM untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik di bidang pendidikan. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan akan semakin banyak institusi pendidikan yang terlibat dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan bagi semua pihak, sehingga tercipta generasi mendatang yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu berpikir kritis dan adaptif dalam menghadapi tantangan zaman.

Pewarta: M Said