Kuliah Tamu Bahas Adaptasi Instrumen Psikologi, Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surabaya Hadirkan Pakar dari Universitas Negeri Malang

by | May 14, 2025 | Berita

Momen kebersamaan usai kuliah tamu, simbol sinergi antara UMSurabaya dan UM.
Kolaborasi untuk kualitas pendidikan yang unggul.

Psikologi UM – Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) kembali menyelenggarakan kegiatan akademik yang memperkaya wawasan mahasiswa melalui kuliah tamu bertema “Adaptasi Instrumen Psikologi.” Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 14 Mei 2025, bertempat di ruang pertemuan Fakultas Psikologi dan diikuti oleh seluruh mahasiswa semester 6 dan 8. Kuliah tamu ini menghadirkan pakar dari Universitas Negeri Malang, Muhammad Sa’id, S.Psi., M.Si., yang dikenal memiliki keahlian di bidang metodologi penelitian dan pengembangan alat ukur psikologi.

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Psikologi UMSurabaya, Dr. Dewi Ilma Antawati, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kuliah tamu ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam memberikan bekal praktis kepada mahasiswa, terutama yang tengah mempersiapkan tugas akhir. “Materi hari ini sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa. Adaptasi instrumen psikologi adalah keterampilan penting dalam penelitian, terlebih ketika mahasiswa dihadapkan pada kenyataan bahwa tidak semua alat ukur tersedia dalam versi yang sesuai dengan konteks budaya Indonesia. Kami berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa memiliki kapabilitas menyusun dan menyesuaikan alat ukur secara ilmiah untuk mendukung penelitian mereka,” tutur Dr. Dewi.

Dalam sesi utama, Muhammad Sa’id, S.Psi., M.Si., membahas secara mendalam mengenai tahapan-tahapan adaptasi alat ukur psikologi, mulai dari proses alih bahasa, uji kelayakan isi, hingga analisis validitas dan reliabilitas instrumen. Ia juga menekankan pentingnya mempertimbangkan sensitivitas budaya lokal dalam proses adaptasi, agar instrumen yang digunakan benar-benar mencerminkan konteks sosial-psikologis partisipan yang menjadi sasaran penelitian.

Baca juga:

“Adaptasi instrumen bukan sekadar menerjemahkan kata demi kata,” ujar Muhammad Sa’id. “Melainkan sebuah proses ilmiah yang melibatkan pertimbangan konseptual, linguistik, dan statistik, agar instrumen tetap mengukur konstruk psikologis yang sama meskipun digunakan dalam budaya yang berbeda.”

Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi promosi pendidikan lanjutan yang disampaikan oleh Dr. Wahyu Widodo. Dalam paparannya, beliau memperkenalkan berbagai peluang studi lanjut di bidang psikologi dan psikologi pendidikan, serta mendorong mahasiswa untuk mulai merencanakan masa depan akademik sejak dini. Ia menekankan pentingnya kesiapan intelektual dan semangat belajar yang berkelanjutan dalam meniti karier di dunia akademik maupun profesional.

Kegiatan kuliah tamu ini berlangsung dengan penuh antusiasme. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan, berdiskusi, dan mencatat poin-poin penting yang disampaikan narasumber. Beberapa mahasiswa mengaku mendapatkan pemahaman yang lebih konkret tentang bagaimana menyusun alat ukur yang tepat dan valid untuk kebutuhan tugas akhir mereka.

Melalui kuliah tamu ini, Fakultas Psikologi UMSurabaya menegaskan komitmennya dalam mengembangkan wawasan akademik mahasiswa secara kontekstual dan aplikatif. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi titik awal bagi mahasiswa dalam membangun fondasi riset yang kuat serta mempersiapkan diri untuk jenjang karier dan pendidikan yang lebih tinggi.

Pewarta: Wahyu W.