Psikologi UM – Malang, 19 Juni 2025 — Dalam semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi, Ninik Setiyowati, Ph.D, akademisi dan pakar psikologi dari Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang, berkolaborasi dalam menyelenggarakan pelatihan eksklusif bagi para guru SD Insan Amanah Kota Malang. Bersama tim risetnya, Qonnitah Ardine Khoirunnisa, pelatihan ini tidak hanya menawarkan teori, namun juga membawa pendekatan yang komprehensif dalam memandang gen Aplha dalam konteks pembelajaran.
Dengan tajuk visioner yaitu “Belajar bersama Gen Alpha dengan Dasar Psikologi, Kepemimpinan Diri, dan Kreativitas Guru: Keselarasan Modernisasi Pembelajaran dan Integrasi dengan Nilai-Nilai Lokal Indonesia (Hasthalaku)”, kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk mengembangkan paradigma mengajar menjadi pengalaman belajar yang berakar pada karakter, identitas, dan relevansi zaman.
Baca juga:
Expert Sharing Session FPsi UM Bahas HRV dan Biofeedback dalam Praktik Psikologi
Tingkatkan kompetensi mahasiswa, FPsi UM hadirkan kuliah umum tentang penggunaan teknologi HRV. Psikologi UM - Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang menyelenggarakan Expert Sharing Session bertajuk “A Knowledge‑Frontier Session on HRV and Psychological...
Mahasiswa S2 dan Dosen Psikologi UM Dorong SDGs melalui Inovasi R.E.D Card untuk Penguatan Kesehatan Mental Mahasiswa Pejuang Skripsi
Dr. Hanggara Budi Utomo, M.Psi. memberikan materi dalam workshop kesehatan mental untuk membekali mahasiswa PGSD UM regulasi emosi dan motivasi akademik dalam menyelesaikan skripsi. Psikologi UM - Dosen Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM) berkolaborasi...
Pelatihan ini menekankan pentingnya memahami karakter Gen Alpha, generasi yang lahir dalam ekosistem digital dan global. Istimewanya, pendekatan yang ditawarkan tidak tercerabut dari budaya bangsa. Melalui konsep Hasthalaku—delapan nilai hidup berbasis kearifan lokal masyarakat Suku Jawa—para guru diajak untuk membangun ruang kelas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, melainkan juga kaya akan nilai dan makna kebangsaan.
“Pendidikan yang berkualitas harus membumi dan menjangkau masa depan. Di sinilah pentingnya pertemuan antara sains, karakter, dan budaya,” ujar Ninik Setiyowati, PhD. dalam sesi pembukaan.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung SDGs poin ke-4: Quality Education, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik di perguruan tinggi dengan sekolah dasar. Guru-guru yang hadir tidak hanya menerima materi, melainkan juga berdialog, berefleksi, dan berkreasi—membentuk visi baru dalam mendidik generasi masa depan.
Respons peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Banyak guru mengaku terinspirasi dan siap menerapkan pendekatan baru ini dalam praktik pembelajaran mereka. Pelatihan ini juga membuka ruang kolaborasi lanjutan antara SD Insan Amanah dan perguruan tinggi, demi mewujudkan ekosistem pendidikan yang transformatif dan berkelanjutan.
Melalui pelatihan ini, baik dari Fakultas Psikologi UM yaitu Ninik Setiyowati, PhD. dan Qonnitah Ardine Khoirunnisa, serta SD Insan Amanah membuktikan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan zaman, dan tetap berakar pada nilai-nilai luhur bangsa.










