Kuliah Tamu: Konsep Dasar Penyusunan Instrumen Psikologi

by | Oct 16, 2024 | Berita

Antusiasme mahasiswa saat belajar langsung dari pakar tentang tahapan menyusun instrumen yang tepat untuk penelitian psikologi. #InovasiPsikologi #BelajarDariAhli”

Psikologi UMFakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM) kembali menyelenggarakan kegiatan kuliah tamu pada Selasa, 8 Oktober 2024. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Istiqomah, S.Psi., M.Psi. dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai narasumber. Kuliah tamu tersebut mengangkat tema Konsep Dasar Penyusunan Instrumen Psikologi dan dihadiri oleh mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Penyusunan Instrumen Psikologi.

Pemaparan inspiratif dari Dr. Istiqomah mengenai validitas dan reliabilitas dalam penyusunan instrumen – ilmu yang sangat berharga untuk calon psikolog masa depan. #PsikologiUM #KuliahTamu”

Dalam sesi kuliah tamu, Dr. Istiqomah memberikan pemaparan mendalam mengenai tahapan penyusunan instrumen psikologi. Diawali dengan penjelasan mengenai pentingnya instrumen yang valid dan reliabel dalam penelitian psikologi, narasumber menjelaskan berbagai jenis instrumen yang sering digunakan, seperti kuesioner, skala, dan tes. Peserta diajak untuk memahami bagaimana memilih metode yang tepat sesuai dengan tujuan penelitian dan variabel yang ingin diukur.

Selanjutnya, Dr. Istiqomah menjelaskan tahapan dalam menyusun instrumen, mulai dari penyusunan item pertanyaan yang relevan dengan konteks yang diteliti, hingga proses evaluasi item untuk memastikan kesesuaian dan kejelasannya. Dia menekankan pentingnya melakukan uji coba instrumen sebelum digunakan secara luas, guna mengidentifikasi dan memperbaiki potensi kesalahan yang dapat memengaruhi hasil penelitian.

Baca juga:

Tahapan demi tahapan dalam penyusunan instrumen psikologi disampaikan dengan detail oleh Dr. Istiqomah, mempersiapkan mahasiswa untuk riset yang berkualitas. #InstrumenPsikologi #PendidikanBerkualitas

Selain itu, Dr. Istiqomah juga membahas aspek validitas dan reliabilitas, dua komponen utama yang menentukan kualitas instrumen. Validitas menunjukkan sejauh mana instrumen mengukur apa yang seharusnya diukur, sedangkan reliabilitas mengacu pada konsistensi hasil pengukuran. Dia menjelaskan metode-metode yang dapat digunakan untuk menguji kedua aspek ini, seperti analisis statistik dan teknik pengujian.

Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan tentang aspek teknis penyusunan instrumen, tetapi juga memberikan manfaat praktis bagi mahasiswa dalam mengembangkan alat ukur yang valid dan reliable untuk digunakan dalam penelitian maupun intervensi psikologis. Hal ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas. Dengan pemahaman yang baik mengenai instrumen psikologi, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan aplikasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen Fakultas Psikologi UM dalam memberikan pendidikan yang relevan dan up-to-date bagi mahasiswa, serta memperluas kolaborasi akademik dengan berbagai institusi pendidikan di Indonesia.

Pewarta: M Said