Mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Malang Raih Juara 2 MTQ Nasional di Ajang Gema Ramadhan 2025 di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

by | Apr 18, 2025 | Berita

Belajar, berlomba, berprestasi. Fakhri Romadhoni, Juara 2 MTQ Nasional, bawa harum nama Psikologi UM. #MahasiswaBerprestasi #SpiritualitasUM

Psikologi UM Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM). Muhammad Fakhri Romadhoni, mahasiswa S1 Psikologi UM asal Bangil, Pasuruan, berhasil meraih prestasi membanggakan sebagai Juara 2 Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional dalam kegiatan Gema Ramadhan 2025, yang diselenggarakan oleh Lembaga Kerohanian Islam dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB), pada 22 Maret 2025.

Fakhri mengungkapkan rasa syukur dan kejutan atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, ini benar-benar di luar ekspektasi saya. Saat mendaftar, saya tahu betul bahwa peserta lain memiliki kemampuan yang sangat mumpuni. Saya hanya berniat mengikuti dengan ikhlas dan menjadikannya sebagai pengalaman belajar,” ujarnya.

Dibesarkan di lingkungan religius Bangil, Pasuruan, Fakhri mengaku bahwa kecintaannya terhadap Al-Qur’an telah ditanamkan sejak dini oleh keluarganya. “Umi (ibu) saya selalu mendorong untuk aktif mengikuti berbagai lomba tilawah sejak SD. Tidak hanya tentang menang atau kalah, tapi lebih pada pembentukan karakter dan kedekatan dengan Al-Qur’an,” kenangnya dengan mata berbinar. Motivasi utamanya adalah pengembangan diri dan membahagiakan orang tua. “Selain untuk mengasah kemampuan, saya ingin membahagiakan orang di sekitar saya, terutama orang tua,” tuturnya.

Sebagai mahasiswa aktif, Fakhri membagikan tipsnya dalam membagi waktu antara kuliah dan lomba:

  • Prioritaskan Lomba Online agar tidak bentrok dengan jadwal perkuliahan.
  • Pilih Lomba Offline di Hari longgar, seperti akhir pekan (Jumat-Minggu).

“Sebagai mahasiswa, kewajiban utama tetaplah akademik. Saya selalu pastikan bahwa mengikuti lomba tidak mengganggu tanggung jawab akademik saya,” jelasnya.

Bukan sekadar juara, tapi bukti dedikasi dan cinta Al-Qur’an.

Yang membuat prestasi ini semakin istimewa adalah proses persiapan Fakhri yang terbilang singkat namun efektif. “Saya benar-benar hanya sempat berlatih intensif sekali di pagi hari di kos sebelum berangkat ke UB. Namun latihan itu saya lakukan dengan fokus penuh dan hati yang ikhlas,” ujarnya.

Selain itu, Fakhri juga pernah mendapatkan juara 3 Tilawah Al-Qur’an yang diselenggarakan oleh Universitas Al-Irsyad Cilacap, dan pernah mendapatkan juara 1 MTQ Remaja Putra yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Malang, dan masih banyak lagi prestasi yang ditorehkan olehnya.

Dukungan dari teman-teman kampus juga menjadi faktor penting. “Saya sangat berterima kasih kepada teman yang dengan setia mendampingi saya selama lomba. Kehadiran mereka memberikan ketenangan dan semangat tambahan,” tambah Fakhri.

Baca juga:

Fakhri berharap kisahnya dapat menginspirasi generasi muda untuk terus berani mencoba. “Jangan pernah membatasi diri dengan keraguan. Setiap perlombaan mengajarkan nilai proses, kerja keras, dan ketulusan. Proses belajar dan pengalaman jauh lebih berharga daripada sekadar menang atau kalah. Saya sendiri tidak menyangka bisa meraih juara, tapi yang penting kita berani memulai dan memberikan yang terbaik.” 

Fakhri membuktikan bahwa mahasiswa UM mampu berprestasi di berbagai bidang, tidak hanya akademik tetapi juga dalam pengembangan karakter dan spiritualitas

Pewarta: MUFIDAH FIDDAROINI (Mahasiswa S1 Psikologi)