Membuka Jalan Damai Melalui Paradoks: Co-Teaching Rancangan Eksperimen Psikologi Sosial Menggali Solusi Konflik yang Tak Terduga

by | Mar 5, 2025 | Berita

“Dr. Istiqomah: ‘Proses Pembelajaran di Luar Ekspektasi!’ Diskusi Intensif di Tengah Puasa dan Jam Kritis. 🕰️🌙 #SemangatBelajar”

Psikologi UM – Malang, 4 Maret 2025 – Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang sukses menyelenggarakan kegiatan co-teaching mata kuliah Rancangan Eksperimen Psikologi Sosial pada tanggal 4 Maret 2025. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Istiqomah, akademisi dari Universitas Muhammadiyah Malang, sebagai pembicara tamu yang membawakan topik menarik tentang pemikiran paradoks sebagai alat efektif untuk mengubah sikap dalam konflik yang sulit diatasi (intractable conflicts).

Materi ini mengeksplorasi bagaimana pemikiran paradoks menawarkan pendekatan alternatif dalam menghadapi konflik yang seringkali ditandai dengan polarisasi, kebuntuan, dan pola pikir yang kaku. Dr. Istiqomah menjelaskan bahwa pemikiran paradoks mendorong penerimaan kontradiksi, integrasi perspektif yang berlawanan, perubahan kerangka kerja kognitif, refleksi diri, dan penciptaan ruang untuk ambivalensi. Pendekatan ini memungkinkan individu dan kelompok untuk keluar dari pola pikir yang kaku dan mengadopsi perspektif yang lebih fleksibel dan kreatif.

“Diskusi Kecil Bisa Lahirkan Ide Besar! 🎓🔥 #CoTeaching #Inspirasi”

Kegiatan perkuliahan ini dilakukan dengan metode presentasi mahasiswa yang kemudian dilanjutkan dengan review dari dosen dan diskusi kelas. Meskipun mata kuliah peminatan psikologi sosial ini hanya diikuti oleh 5 mahasiswa, diskusi kelas berlangsung sangat seru dan interaktif.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, termasuk keterkaitan topik dengan kondisi politik di Indonesia. Dr. Istiqomah memberikan review dan jawaban yang mendalam, sehingga para mahasiswa mendapatkan pemahaman yang lebih baik.

Baca juga:

Dr. Istiqomah mengungkapkan kesan positifnya terhadap kegiatan ini. “Awalnya saya sedikit skeptis, mengingat jumlah mahasiswa yang sedikit, jam kritis (pukul 13.00) dan sedang puasa. Namun, proses pembelajaran di kelas di luar ekspektasi saya. Mahasiswa peminatan psikologi sosial sangat antusias dalam diskusi,” ujarnya.

Dari Polarisasi ke Integrasi: Belajar Menerima Kontradiksi untuk Menciptakan Solusi yang Inklusif. 🌈🤝 #SDG16 #PendidikanBerkualitas

Kegiatan co-teaching ini berkontribusi pada pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain:

  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas – Kegiatan ini meningkatkan kualitas pendidikan melalui metode pengajaran yang inovatif dan diskusi yang mendalam.
  • SDG 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Kuat – Topik yang dibahas relevan dengan upaya menciptakan masyarakat yang damai dan inklusif melalui pemahaman dan penyelesaian konflik yang efektif.
  • SDG 17: Kemitraan untuk Tujuan – Kegiatan co-teaching ini merupakan bentuk kemitraan antara Universitas Negeri Malang dan Universitas Muhammadiyah Malang dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan berbagi pengetahuan.

Kegiatan co-teaching ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi mahasiswa psikologi sosial dalam memahami dan menyelesaikan konflik, serta mendorong mereka untuk menjadi agen perubahan yang positif dalam masyarakat.

Pewarta: Ikhwanul Ihsan A.