Menelaah Konsep Rehabilitasi: Fakultas Psikologi UM Gelar ‘Co-Teaching’ bersama Pakar Universitas Muhammadiyah Malang

by | Mar 7, 2025 | Berita

Langkah strategis Fakultas Psikologi UM dalam mempersiapkan lulusan yang siap praktik dengan pendekatan yang komprehensif.

Psikologi UM – Malang, Fakultas Psikologi UM – Suasana kelas berubah dinamis dalam kegiatan bertajuk ‘Co-Teaching Rehabilitasi Psikologis’, sebuah kolaborasi unik antara akademisi dan praktisi yang diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM). Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi kerjasama bersama Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang dalam ranah pendidikan dan pengajaran. Co-teaching rehabilitasi berlangsung selama empat pertemuan, mulai dari 7 Maret hingga 25 April 2025, setiap hari Jumat pukul 13.10 WIB.

Kegiatan ini menghadirkan Dr. Zainul Anwar, M.Psi., Psikolog yang merupakan dosen Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang sebagai narasumber utama, berkolaborasi dengan dosen pengampu Dewi Fatmasari Edy, M.A. “Selain untuk mempererat kerjasama antar instansi, tentunya teman-teman juga mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dari dosen dan praktisi. Karena Pak Zainul kan praktisi,” terang Bu Dewi.

Selama kelas berlangsung, mahasiswa diajak mendalami konsep rehabilitasi psikologis yang mencakup berbagai rentang usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. Materi yang disampaikan mencakup pendekatan intervensi psikologi seperti promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan paliatif.

Dr. Zainul Anwar, M.Psi., Psikolog menjelaskan bahwa pendekatan rehabilitasi psikologi berdasarkan rentang usia meliputi:

  • Anak-anak (0–12 tahun): berfokus pada terapi bermain, seni, dukungan orang tua untuk mengatasi masalah seperti gangguan perkembangan, ADHD, dan kecemasan.

  • Remaja (13–18 tahun): menggunakan terapi kelompok, CBT, dan konseling individu untuk menangani depresi, perundungan, hingga gangguan identitas diri.

  • Dewasa (19–59 tahun): menekankan terapi psikodinamis, terapi pasangan, dan konseling karir guna menghadapi stres kerja, krisis eksistensial, dan gangguan mental umum.

Lanjut usia (60+): mengintegrasikan terapi reminiscence, terapi musik, dan dukungan sosial untuk membantu mereka yang menghadapi demensia, depresi, dan kesepian.

Baca juga:

Sesi tanya-jawab menjadi wadah eksplorasi mahasiswa terhadap dinamika dunia praktik psikologi rehabilitasi.

Kehadiran Dr. Zainul memberi warna berbeda dalam diskusi kelas. Mahasiswa mendapat gambaran nyata tentang implementasi teori dalam konteks kerja klinis. Studi kasus, simulasi, dan berbagi pengalaman menjadi bumbu utama yang memperkaya pembelajaran.

Dewi Fatmasari Edy, M.A. menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya memperkaya pemahaman akademik mahasiswa, tetapi juga memberi bekal pengalaman praktis dalam menangani kasus nyata. “Saya berharap teman-teman mahasiswa mendapatkan pengalaman baru mengenai rehabilitasi psikologi, khususnya di berbagai rentang usia,” ungkapnya.

Kelas ini tidak hanya menjadi ruang belajar akademik, tetapi juga ajang refleksi dan diskusi mendalam tentang pentingnya pendekatan humanistik dan individual dalam praktik rehabilitasi psikologi. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis Fakultas Psikologi UM untuk mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia profesional dengan penuh empati, tajam secara akademik, dan tangguh secara praktik.

Pewarta: SYNTA NURIN AURIA (Mahasiswa S1 Psikologi)